Rabu, 02 Juli 2008

Download Nasyid Rabithah - Izzatul Islam

Sebuah Nasyid dari Izzatul Islam yang bertajuk “Rabithah”. Silahkan klik link di bawah ini (Klik tulisan Rabithah.mp3) untuk mendownload :

Rabithah.mp3

Nasyid ini ana upload atas Izin dari pak Ali (manajer Izis/IZIS Management). Nasyid ini ada di album Izzatul Islam yang baru "Album D.T.AK" dan menjadi Soundtrack film Sang Murabbi "mencari Spirit Yang Hilang" selain Nasyid Sang Murabbi. Jangan lupa beli kasetnya, jangan beli bajakan ya... Mari kita hargai karya-karya seni para pejuang dakwah...
Nb : Jazaakallah Pak Ali Amril dan Izzatul Islam atas Izinnya......

Minggu, 22 Juni 2008

Doaku menyertai kalian.....

Jika kita memang memahami apa visi dan misi hidup kita,
Insya Allah tidak akan berlama-lama dalam keterpurukan
Seorang muslim enggak boleh putus asa dan selalu optimis
menghadapi berbagai tantangan yang ada di depan mata
Yakinlah bahwa ALLAH menyertai kita selalu...


Buat kamu-kamu yang merasa sukses menggapai cita (Insya Allah),
teruslah berjuang dan bergerak...
untuk membawa ummat ini ke kehidupan lebih baik
Doaku menyertai kalian.....

Selamat
Buat Seluruh adik2ku di SMP dan SMA...

Meruya, 25/06/2008. 23.45pm

Senin, 16 Juni 2008

Kalimat OPTIMISME...

Ketika dihadapan kami terserak berjuta benih
yang menyimpan rahasia berjuta kekuatan,
berjuta benih yang diperebutkan banyak tangan,
berjuta kasih yang senantiasa menanti perawatan & Perhatian
Ketika itu pula, kami memiliki keyakinan
bahwa kami ada untuk memberi perhatian & perawatan
kepada benih-benih itu


Kami ingin agar benih-benih itu tumbuh menjadi sebatang pohon yang teramat kokoh,
akarnya menghujam kuat ke hulu bumi,
batangnya menjulang tinggi ke langit dengan indah & kuat,
daunnya demikian hijau dan rimbun,
serta berbuah manis dan lezat

Kami menginginkan bumi ini dipenuhi pohon itu,
sehingga asrilah tampaknya bumi ini
Kami punya sekeping tekad baja di jiwa,
kami punya setitik cahaya di benak,
dan kami punya sungai darah di tubuh
sebagai pembakar bara api semangat


Dengan itu semua kami menggarap berjuta benih
Kami hanya ingin menghantarkan semuanya menuju Allah SWT
melalui gerbang ROHIS (Kerohanian Islam)

Kutulis ini :
Untuk sahabat-sahabatku & adik-adikku (ADS) dimanapun kalian berada...
Mari kita sambut onta-onta emas,
yang kepadanya kita akan berikan tongkat estafet dakwah ini..


Kebon Jeruk.Sabtu, 14/06/2008/.02.30am

Minggu, 15 Juni 2008

Kita bisa tetap bertahan...


Satu hal yang pasti, keyakinan yang kuat,
bahwa sesulit apapun hidup ini, kita pasti bisa melewatinya
Karena kita tak pernah sendirian. Alloh bersama kita...
Dia akan memberi kekuatan melalui doa kita
Itulah yang membuat kita bisa tetap bertahan
Lalu, kehadiran orang –orang yang mencintai kita
Terkadang hal -hal yang dianggap sepele, bisa membuat kita bertahan
Bertahan, dan terus bertahan
Perhatian, do’a, dan cinta dari orang -orang terdekat,
adalah salah satu sumber kekuatan kita
Kita merasa berarti, merasa dicintai, dibutuhkan,
sehingga kita mengerahkan segenap energi kita untuk melanjutkan hidup
Melanjutkan perjuangan, yang tak akan pernah ada ujungnya sampai kita mati
Sebab kuat itu bukan pada saat kita bisa mendapatkan,
namun saat kita bisa memberi
Kuat bukan saat kita bisa memenangkan segala kompetisi dalam hidup,
tapi saat kita jatuh lalu bangkit kembali untuk bertahan dan melanjutkan perjuangan

nb: untuk para sahabatku, yang kehadiran kalian membuatku tetap bertahan di Jalan ini....

Joglo, 14/06/2008. 10.09pm

Sabtu, 14 Juni 2008

dari Sepakbola kubanyak belajar....

Sepakbola merupakan olahraga yang paling banyak digemari di dunia ini, bahkan saya sangat menggemari olahraga ini..hehehe ( Jadi rindu sama teman-teman SMA...rindu sama Perisai FC ). Olahraga ini dimainkan dimana-mana, mulai dari kota sampai pelosok desa, mulai dari yang terorganisasi sampai yang tidak terorganisasi. Kalau kita mau sedikit merenung, ternyata banyak juga pelajaran yang bisa kita petik dari sepakbola. Antara lain :
  • Dalam sebuah kerjasama, kita tidak boleh egois dan harus tahu posisi dan tanggung jawab masing-masing, untuk mencapai satu tujuan bersama. Sebagaimana dalam sepakbola, tidak semua pemain harus mencetak gol, tetapi yang penting adalah bagaimana semuanya berkontribusi untuk terciptanya sebuah gol
  • Kita harus memberikan kepercayaan kepada orang lain. Dalam sepakbola, seorang pemain harus percaya bahwa teman-temannya sanggup bermain pada posisinya masing-masing. Selama bermain, kita harus bisa memberikan kepercayaan kepada setiap teman-teman kita dengan cara memberikan bola kepadanya ketika ia berada dalam posisi yang terbaik untuk menerima bola
  • Kita harus memiliki strategi dan taktik agar bisa mencapai tujuan dengan sebaik-baiknya. Sebagaimana dalam sepakbola, harus ditetapkan formasi timnya serta gaya permainannya
  • Kehidupan ini memiliki aturan main dan kita tidak boleh melanggarnya. Jika kita melanggarnya maka kita akan menerima akibat buruknya. Dalam kehidupan ini, aturan main itu tidak lain adalah hukum-hukum Allah. Dalam sepakbola, begitu juga khan ?
  • Kita harus bisa bekerja secara efisien. Sebagai contoh, jika kita bisa memindahkan bola dari satu titik ke titik yang lain dengan mengumpankannya, maka kita tidak perlu menggiringnya. Mengapa, karena mengumpan lebih cepat dan lebih hemat energi daripada menggiring
  • Kita harus bisa memberikan yang terbaik untuk orang lain. Jika kita memberi umpan kepada teman kita maka kita harus memberikan bola yang paling mudah untuk diterima. Jika teman kita dalam keadaan berhenti, berilah ia umpan di kakinya. Namun jika ia sedang berlari, berilah ia umpan di depannya secara terukur
  • Kita harus memiliki pandangan yang luas. Dalam menghadapi setiap permasalahan, kita harus memandangnya dengan pandangan yang luas dan tidak picik. Sebagaimana dalam sepakbola, visi (pandangan) merupakan hal yang sangat penting. Dengan visi yang luas, seorang pemain akan bisa menentukan kemana ia harus mengumpan dan menggiring bola serta kemana ia harus bergerak
  • Dalam hidup ini kita tidak boleh bersantai-santai saja. “Dan jika engkau telah selesai dari suatu urusan maka kerjakanlah urusan yang lain” (QS Al-Insyirah : 7). Selesai Anda mengumpan, Anda tidak boleh hanya diam dan bengong memandangi bola saja. Anda harus segera bergerak untuk mencari posisi yang terbaik
  • Pikiran kita tidak boleh terkungkung. Kita harus bisa menciptakan gagasan-gagasan baru. Sebagai contoh, jika bola yang kita kuasai terperangkap di daerah kelewat padat (overload, dikeroyok lawan) maka kita harus memindahkan bola ke bagian lain lapangan yang kosong. Manfaatkanlah lebar lapangan
  • Jangan tergesa-gesa dan ’grasa-grusu’. Kita harus bisa berlaku sabar. Jika jalan ke depan terhalang oleh pertahanan lawan yang ketat, jangan memaksakan diri membawa bola ke depan. Umpan-umpankan dulu bolanya ke samping atau bahkan ke belakang sambil mencari celah untuk bisa merangsek ke depan. Demikian pula, jika Anda bisa menembak namun peluangnya kecil, sementara Anda melihat ada peluang yang lebih besar dan meyakinkan jika Anda menunda tembakan, maka tundalah
  • Kita harus tanggap terhadap orang lain. Dalam sepakbola, seorang pemain harus tanggap terhadap para pemain yang lain. Sebagai contoh, jika teman Anda mengumpan ke ruang kosong dengan harapan Anda mengejar bola maka Anda harus tanggap dan segera mengejar bola tersebut. Demikian pula, jika teman Anda yang sedang menggiring bola berada dalam kesulitan, segeralah datang membantu dengan cara mengambil posisi yang tepat untuk bisa diberi umpan

Kebon Jeruk, 14/06/2008 13.05am

Menjelang Prancis VS Belanda (Euro 2008)



Rabu, 11 Juni 2008

Nada Sambung Sang Murabbi (soundtrack Film Sang Murabbi) dari Album Izzis D.T.AK

Nada sambung Pribadi (NSP) telkomsel

JUDUL LAGU | KODE

Sang Murabbi | 4860020

Senandung Dakwah | 4860021
Majulah Hai Sahabat | 4860022
Akhir Dunia | 4860023
Rabithah | 4860024
Do'a Rabithah | 4860025
Pejuang Keadilan | 4860019
Ya Ma'syarol Ikhwan | 4860018
Untukmu Ananda | 4860017
Pasukan Gajah | 4860016
Panglima Prang | 4860015
Pemuda Islam | 4860014

Caranya
Ketik : RING(spasi)ON(spasi)KODE, kirim ke 1212
Contoh : NSP Sang Murabbi
RING ON 4860020
Kirim ke : 1212
-----------------------------------------------------------------------
I-RING Indosat

JUDUL LAGU | KODE
Sang Murabbi | 1804608
Senandung Dakwah | 1804605
Majulah Hai Sahabat | 1804613
Akhir Dunia | 1804614
Rabithah | 1804607
Do'a Rabithah | 1804612
Pejuang Keadilan | 1804609
Untukmu Ananda | 1804606
Pasukan Gajah | 1804611
Panglima Prang | 1804610

Caranya
Ketik : SET(spasi)DASAR(spasi)KODE, kirim ke 808
Contoh : I Ring Sang Murabbi
SET DASAR 1804608
Kirim ke : 808
----------------------------------------------------------------

XL RBT

JUDUL LAGU | KODE
Sang Murabbi | 10503961
Mars Pemuda Islam | 10503955

Senandung Dakwah | 10503962
Majulah Hai Sahabat | 10503963
Akhir Dunia | 10503964
Rabithah | 10503965
Do'a Rabithah | 10503966
Pejuang Keadilan | 10503960
Ya Ma'syarol Ikhwan | 10503959

Untukmu Ananda | 10503958
Pasukan Gajah | 10503957
Panglima Prang | 10503956

Caranya
Ketik : KODE, kirim ke 1818
Contoh : XL RBT Sang Murabbi
10503955
Kirim ke : 1818


Selamat Mencoba!!!

Senin, 09 Juni 2008

...tanpa belas kasih-Mu

Ya Allah kembali bangunkan aku
saat berjuta manusia nyenyak terlelap
Ya Allah kembali usik hatiku
saat terlena oleh fatamorgana indahnya dunia
Ya Allah kembali tegakkan aku
dalam menapaki jalan pembenahan diri tiada henti
Karena diri ini tiada arti tanpa belas kasih-Mu


:: Joglo, 09/06/2008 10.37pm ::

Sabtu, 07 Juni 2008

FILM SANG MURABBI : Jangan Seperti Monyet…

Astaghfirullah! Menulis judulnya saja sebenarnya saya sudah nggak mau. Tapi, ini memang ceritera yang pernah diceriterakan oleh Almarhum Ustadz Rahmat Abdullah Allahuyarham, di berbagai kesempatan saat mengisi dauroh. Teringat akan ceritera ini, saya pun memutuskan untuk memasukkannya ke dalam dialog pada adegan terakhir sebelum beliau wafat.

Adegannya begini :
Saat Ustadz Rahmat Abdullah menaiki tangga gedung Kindo, beliau bertemu dengan seseorang (diperankan oleh sahabat saya, yang sudah mewanti-wanti untuk tidak disebutkan namanya sebelum film ini jadi. “Takut ngetop!” katanya bercanda). Seseorang itu curhat pada Ustadz Rahmat.

Seseorang :
Ustadz, gimana nih? Teman-teman udah pada kendor semangatnya. Kalau kita ketemu nggak pernah ngomongin pengajian lagi. Yang diomongin soal ekonomi… politik… Gimana dong, tadz?!

Ustadz Rahmat :
Akhi, antum mesti sabar dan ikhlas. Antum tahu monyet?

Seseorang :
Ya, tahu Ustadz. Tapi bukan ane kan monyetnya?

Ustadz Rahmat :
(Tersenyum) Ada ceritera, seekor monyet nangkring di pucuk pohon kelapa. Dia nggak sadar lagi diintip sama tiga angin gede. Angin Topan, Tornado sama Bahorok. Tiga angin itu rupanya pada ngomongin, siapa yang bisa paling cepet jatuhin si monyet dari pohon kelapa. Angin Topan bilang, dia cuma perlu waktu 45 detik. Angin Tornado nggak mau kalah, 30 detik. Angin Bahorok senyum ngeledek, 15 detik juga jatuh tuh monyet. Akhirnya satu persatu ketiga angin itu maju. Angin Topan duluan, dia tiup sekenceng-kencengnya, Wuuusss…. Merasa ada angin gede datang, si monyet langsung megang batang pohon kelapa. Dia pegang sekuat-kuatmya. Beberapa menit lewat, nggak jatuh-jatuh tuh monyet. Angin Topan pun nyerah. Giliran Angin Tornado. Wuuusss… Wuuusss… Dia tiup sekenceng-kencengnya. Ngga jatuh juga tuh monyet. Angin Tornado nyerah. Terakhir, angin Bahorok. Lebih kenceng lagi dia tiup. Wuuuss… Wuuuss… Wuuuss… Si monyet malah makin kenceng pegangannya. Nggak jatuh-jatuh. Ketiga angin gede itu akhirnya ngakuin, si monyet memang jagoan. Tangguh. Daya tahannya luar biasa.

Ngga lama, datang angin Sepoi-Sepoi. Dia bilang mau ikutan jatuhin si monyet. Diketawain sama tiga angin itu. Yang gede aja nggak bisa, apalagi yang kecil. Nggak banyak omong, angin Sepoi-Sepoi langsung niup ubun-ubun si monyet. Psssss… Enak banget. Adem… Seger… Riyep-riyep matanya si monyet. Nggak lama ketiduran dia. Lepas pegangannya. Jatuh tuh si monyet.

Nah, akhi. Tantangan dakwah seperti itu. Diuji dengan kesusahan… Dicoba dengan penderitaan… Insya Allah, kita kuat. Tapi jika diuji oleh Allah dengan kenikmatan, ini yang kita mesti hati-hati. Antum mesti sabar… ikhlas… Ingetin terus temen-temen antum, jangan seperti monyet…

sumber : www.zul3.multiply.com